Lanjutkan belajar

Anda belum masuk!
Daftar sekarang di PLATFORM TAA untuk mulai belajar, melacak perkembangan Anda, mengumpulkan poin, dan mengikuti kompetisi. Setelah mendaftar, Anda akan menerima sertifikat elektronik untuk topik yang sudah Anda pelajari.

Bagian saat ini: IMAN

Pelajaran Iman kepada Malaikat

Iman kepada malaikat adalah salah satu rukun iman. Dalam pelajaran ini, Anda akan mempelajari hakikat, karakteristik, dan sebagian amalan mereka, serta makna iman kepada mereka.

  • Memahami makna iman kepada malaikat dan urgensinya.
  • Mengetahui beberapa karakter dan amalan mereka.
  • Mengetahui buah beriman kepada mereka.

Makna Iman kepada Malaikat

Iman kepada malaikat adalah pembenaran yang kokoh akan keberadaan malaikat, bahwa mereka adalah makhluk gaib yang berbeda dengan dunia manusia dan jin. Mereka adalah makhluk yang mulia dan bertakwa, beribadah kepada Allah dengan ibadah yang sebenarnya, dan melaksanakan apa yang diperintahkan kepada mereka. Mereka tidak pernah mendurhakai Allah sama sekali. Sebagaimana firman Allah, "Bahkan mereka itu adalah hamba-hamba yang dimuliakan. Mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan, dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya." (QS. Al-Anbiyā`: 26-27).

Urgensi Iman kepada Malaikat

Iman kepada malaikat adalah salah satu dari enam rukun iman. Allah berfirman, "Rasul telah beriman kepada Al-Qur`an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya." (QS. Al-Baqarah: 285). Nabi ﷺ bersabda tentang iman, "Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan engkau beriman kepada takdir yang baik dan buruk." (HR. Muslim: 8).

Iman kepada malaikat adalah wajib bagi setiap Muslim. Siapa yang mengingkari mereka, maka ia telah sesat dan menyimpang. Allah berfirman, "Barang siapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir, maka sesungguhnya ia telah sesat sejauh-jauhnya." (QS. An-Nisā`: 136). Allah menyebut orang yang mengingkari rukun-rukun ini sebagai orang kafir.

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa langit terasa berat karena makhluk di dalamnya. Tidak ada satu jengkal pun tempat kecuali di situ ada malaikat yang berdiri, rukuk, atau sujud.

Apa yang Tercakup dalam Iman kepada Malaikat?

١
Beriman akan keberadaan mereka: Kita beriman bahwa mereka adalah makhluk ciptaan Allah, mereka benar-benar ada.
٢
Beriman kepada malaikat yang namanya kita ketahui seperti Jibril, dan beriman secara umum kepada malaikat yang namanya tidak kita ketahui.
٣
Meyakini sifat-sifat dan karakter mereka yang dikabarkan oleh wahyu.
٤
Meyakini amalan mereka yang dikabarkan oleh wahyu, yang mereka lakukan atas perintah Allah Ta'ala.

Di antara Sifat dan Karakter Malaikat yang Kita Imani

١
Mereka adalah makhluk gaib, dan mereka diciptakan untuk beribadah kepada Allah Ta'ala. Mereka tidak memiliki sifat rububiyah dan uluhiyah sedikit pun. Mereka adalah hamba-hamba Allah yang patuh sepenuhnya kepada ketaatan-Nya. Sebagaimana firman Allah tentang mereka, "Mereka tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka, dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan kepada mereka." (QS. At-Taḥrīm: 6).
٢
Mereka diciptakan dari cahaya. Nabi ﷺ bersabda, "Malaikat diciptakan dari cahaya." (HR. Muslim: 2996).
٣
Mereka memiliki sayap yang jumlahnya bervariasi. Allah Ta'ala mengabarkan bahwa Dia menjadikan malaikat memiliki sayap dengan jumlah yang berbeda-beda, Dia berfirman, "Segala puji bagi Allah, Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Fāṭir: 1).

Allah menugaskan malaikat dengan sejumlah pekerjaan, di antaranya:

١
Menyampaikan wahyu dari Allah Ta'ala kepada rasul-rasul-Nya. Malaikat yang ditugaskan adalah Jibril.
٢
Mencabut nyawa. Malaikat yang ditugaskan adalah Malaikat Maut dan para pembantunya.
٣
Menjaga dan mencatat perbuatan hamba, baik kebaikan maupun keburukan. Malaikat yang ditugaskan adalah Al-Kirāmun Al-Kātibūn (malaikat yang mulia dan mencatat).

Kita sering heran melihat seseorang selamat dari kecelakaan fatal. Kita tidak boleh lupa bahwa di antara tugas malaikat adalah menjaga anak cucu Adam dari kehancuran atas perintah Allah.

Iman kepada malaikat memiliki buah-buah yang agung dalam kehidupan seorang mukmin, di antaranya:

١
Mengetahui keagungan Allah, kekuatan, dan kesempurnaan kekuasaan-Nya. Karena keagungan makhluk menunjukkan keagungan Pencipta. Hal ini akan menambah keimanan seorang mukmin kepada Allah dan mengagungkan-Nya, karena Allah menciptakan malaikat dari cahaya dan memiliki sayap.
٢
Istiqamah dalam ketaatan kepada Allah Ta'ala. Siapa yang beriman bahwa malaikat mencatat semua perbuatannya, maka hal ini akan menumbuhkan rasa takut kepada Allah, sehingga ia tidak akan mendurhakai-Nya, baik secara terang-terangan maupun tersembunyi.
٣
Sabar dalam ketaatan kepada Allah, dan merasa nyaman dan tenang. Karena seorang mukmin yakin bahwa di alam semesta yang luas ini bersamanya ada ribuan malaikat yang taat kepada Allah dengan sebaik-baiknya dan sesempurna-sempurnanya.
٤
Bersyukur kepada Allah atas perhatian-Nya kepada anak cucu Adam, karena Dia menjadikan malaikat untuk menjaga dan melindungi mereka.

Anda sudah menyelesaikan pelajaran dengan sukses


Mulai ujian