Bagian saat ini: Hukum Musim Dingin
Pelajaran Hukum Umum yang Sering Terjadi di Musim Dingin
Informasi pelajaran
Target
9,748 siswa lain yang menyelesaikan pelajaran ini
Memadamkan api yang biasa dinyalakan saat musim dingin sebelum tidur adalah hal yang harus dilakukan, begitu juga pemanas yang dapat menyebabkan kebakaran. Abu Musa Al-Asy'ari raḍiyallāhu 'an berkata, "Sebuah rumah di Madinah terbakar bersama penghuninya di malam hari. Lalu kejadian itu diceritakan kepada Nabi ﷺ. Beliau bersabda, 'Sesungguhnya api ini adalah musuh bagi kalian, maka jika kalian tidur, padamkanlah ia dari kalian.'" (HR. Bukhari: 6294, dan Muslim: 2016). Dalam hadis lain disebutkan, "Jangan biarkan api di rumah kalian saat kalian tidur." (HR. Bukhari: 6293, dan Muslim: 2015).
1. Mengingat kekuasaan Allah Ta'ala dalam mengendalikan angin, baik panas, dingin, lembut, maupun kencang, dari utara, selatan, yang membawa hujan, maupun yang mandul, dan lain-lain. Allah Ta'ala berfirman, "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia menghidupkan bumi sesudah mati (kering)nya, dan Dia sebarkan di dalamnya segala jenis hewan, dan pada pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (kekuasaan dan keesaan Allah) bagi kaum yang berakal." [QS. Al-Baqarah: 164].
Abdullah bin Az-Zubair, jika dia mendengar guntur, dia berhenti berbicara dan berdoa, "Maha Suci Allah yang guntur bertasbih dengan memuji-Nya dan para malaikat karena takut kepada-Nya." Lafaz ini ada dalam Al-Qur`an: وَيُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ وَيُرْسِلُ الصَّوَاعِقَ فَيُصِيبُ بِهَا مَنْ يَشَاءُ وَهُمْ يُجَادِلُونَ فِي اللَّهِ وَهُوَ شَدِيدُ الْمِحَالِ Artinya: ""Dan guntur itu bertasbih dengan memuji-Nya, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan Yang Maha Keras siksa-Nya."" [QS. Ar-Ra'd: 13]
Allah Ta‘ala menyebutkan hujan sebagai sesuatu yang penuh berkah. Allah berfirman, ""Dan Kami turunkan dari langit air yang diberkahi." [QS. Qaf: 9]. Di antara amalan yang dianjurkan ketika hujan turun adalah: 1. Seseorang membuka sedikit bagian tubuhnya agar terkena air hujan. Anas raḍiyallāhu 'anhu berkata, "Ketika kami bersama Rasulullah ﷺ turun hujan, maka beliau menyingkap pakaiannya hingga terkena air hujan. Lalu kami bertanya, ‘Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan itu?’ Beliau menjawab, ‘Karena ia (hujan) baru saja diciptakan oleh Rabb-nya Yang Maha Tinggi.’""(HR. Muslim"" 898).
2. Berdoa, karena dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa waktu turunnya hujan merupakan waktu yang mustajab.
Doa-doa ketika hujan turun dan setelahnya
Jika hujan terlalu banyak dan dikhawatirkan akan menimbulkan kerusakan, disunnahkan untuk berdoa sambil mengangkat tangan. Di antara doa yang diriwayatkan adalah, "Ya Allah, (turunkan hujan) di sekitar kami saja dan jangan kepada kami. Ya Allah, di atas bukit-bukit, gundukan-gundukan, perut-perut lembah, dan tempat-tempat tumbuhnya pohon." (HR. Bukhari: 1014 dan Muslim: 897).