Bagian saat ini: Puasa
Pelajaran Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha
Informasi pelajaran
Target
13,800 siswa lain yang menyelesaikan pelajaran ini
Idul Fitri
Apa yang disyariatkan pada hari raya Idul Fitri?
Allah telah mewajibkan bagi siapa saja yang memiliki kelebihan makanan dari yang dibutuhkannya pada siang dan malam hari raya, untuk memberikan satu ṣā (lebih kurang 3 kg) dari makanan setempat berupa beras, gandum, atau kurma kepada kaum muslimin yang fakir dan miskin, agar tidak ada seorang pun yang berkekurangan pada hari raya.
Dari terbenamnya matahari pada hari terakhir Ramadan hingga pelaksanaan shalat Idul Fitri. Boleh juga membayarkannya satu atau dua malam sebelum shalat hari raya.
Satu ṣā' dari makanan pokok setempat seperti gandum, beras, kurma, dan lain sebagainya. Satu ṣā' merupakan satuan takaran, tetapi perkiraan beratnya lebih mudah dikontrol dengan standar modern. Beratnya kira-kira sama dengan 3 kilogram.
Siapa saja yang memiliki kelebihan makanan dari kebutuhannya pada hari raya dan malam hari raya wajib mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya sendiri dan orang-orang yang menjadi tanggungannya, seperti istri dan anak-anaknya. Disunnahkan untuk membayarkan zakat fitrah nama janin dalam kandungan ibu. Untuk setiap orang keluarkan satu ṣā' makanan lokal, yaitu sekitar 3 kilogram.
Hikmah Dibalik Zakat Fitrah
Ini adalah hari raya kedua bagi umat Islam dan jatuh pada hari kesepuluh bulan Zulhijjah (bulan kedua belas dalam kalender Islam). Hari raya ini memiliki banyak keutamaan, antara lain:
1. Ini adalah salah satu hari terbaik dalam setahun.
Pada hari itu terdapat amalan haji yang paling agung, paling penting dan paling mulia, seperti tawaf mengelilingi Ka'bah, menyembelih hewan kurban, dan melempar jamrah Aqabah.
Apa saja yang disyariatkan pada hari Idul Adha?
Yaitu hewan seperti unta, sapi atau domba yang disembelih sebagai bentuk pengabdian kepada Allah pada hari Idul Adha, sejak setelah selesai shalat Idul Adha hingga terbenamnya matahari pada hari ketiga belas bulan Zulhijjah. Allah Ta'ala berfirman, “Maka shalatlah karena Tuhanmu dan berkorbanlah.” (QS. Al-Kauṡar: 2) Ayat ini ditafsirkan sebagai shalat hari raya dan ibadah kurban.
Hukumnya
Orang yang hendak berkurban disyariatkan untuk tidak memotong sedikit pun rambutnya, kukunya, dan kulitnya, mulai dari terlihatnya hilal bulan Zulhijjah sampai dengan penyembelihan hewan kurban.
Syarat Hewan Kurban
Hewan ternak itu adalah domba, sapi, atau unta. Kurban tidak sah pakai hewan liar atau burung, dan lainnya. Seekor domba atau kambing cukup untuk seorang laki-laki dan keluarganya, dan seekor sapi atau seekor unta cukup untuk tujuh orang.