Bagian saat ini: Epidemi dan Penyakit
Pelajaran Perlindungan Syar'i
Informasi pelajaran
Target
8,996 siswa lain yang menyelesaikan pelajaran ini
Perlindungan syar'i lainnya
Dengan meningkatnya gelombang kepanikan di antara orang-orang karena penyakit dan epidemi, seorang Muslim, selain mengambil sebab-sebab materi, juga melindungi dirinya dengan sebab-sebab syar'i sebagai pencegahan.
Yang pertama, terpenting, dan terbesar yang dapat melindungi seorang mukmin di masa krisis dan musibah adalah berlindung kepada Allah Ta'ala, berpegang teguh pada-Nya, dan memohon perlindungan dari-Nya untuk menolak kejahatan. Nabi Yusuf, ketika wanita Al-Aziz merayunya, berkata, "Aku berlindung kepada Allah." [QS. Yusuf: 23]. Dan Maryam, ketika Jibril menampakkan diri kepadanya, berkata, "Sesungguhnya aku berlindung darimu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah." [QS. Maryam: 18].
Berdoa dan merendahkan diri kepada Allah, tunduk dan menampakkan kebutuhan kepada-Nya, untuk mengangkat bencana dan menghilangkan kesulitan, karena doa adalah benteng dan senjata seorang Muslim. Bencana terjadi dengan takdir Allah, maka tidak ada yang dapat menolaknya kecuali doa. Nabi ﷺ bersabda, "Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa." [HR. Tirmizi: 2139].
Selalu bersama Al-Qur`an dan mencari kesembuhan dengannya, karena ia adalah obat untuk semua penyakit fisik dan spiritual. "Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman." [QS. Al-Isrā`: 82]. Dengan keimanan, keyakinan, dan kejujuran, sebab-sebab kesembuhan meningkat, berdasarkan firman Allah Ta'ala, "Katakanlah: 'Al-Qur`an itu adalah petunjuk dan obat bagi orang-orang yang beriman'." [QS. Fuṣṣilat: 44].
Terutama shalat Subuh. Ini berdasarkan sabda Nabi ﷺ, "Siapa yang shalat Subuh, maka dia berada dalam perlindungan Allah." [HR. Muslim: 657].
Di antara perlindungan penting adalah berdoa saat melihat orang sakit dan orang yang terkena musibah. Dalam hadis disebutkan, "Siapa yang melihat orang yang terkena musibah, lalu dia berkata: 'Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkanku dari apa yang Dia timpakan kepadamu, dan mengutamakanku di atas banyak makhluk yang Dia ciptakan,' maka dia tidak akan ditimpa musibah itu." [HR. Tirmizi: 3432].
Menjaga zikir kepada Allah Ta'ala memiliki banyak kebaikan dalam kehidupan ini dan pahala yang besar di akhirat. Zikir pagi dan petang adalah salah satu zikir terpenting yang harus dijaga oleh seorang Muslim. Di antara manfaatnya adalah melapangkan dada, menenangkan hati, menyertai Allah Ta'ala, dan Allah menyebut hamba-Nya di tempat yang tinggi.