Lanjutkan belajar

Anda belum masuk!
Daftar sekarang di PLATFORM TAA untuk mulai belajar, melacak perkembangan Anda, mengumpulkan poin, dan mengikuti kompetisi. Setelah mendaftar, Anda akan menerima sertifikat elektronik untuk topik yang sudah Anda pelajari.

Bagian saat ini: IMAN

Pelajaran Iman kepada Uluhiyah Allah

Allah Ta'ala adalah Tuhan yang hak, dan semua tuhan selain-Nya adalah batil. Dalam pelajaran ini, Anda akan mempelajari makna tauhid uluhiyah dan urgensinya.

  • Memahami Makna Tauhid Uluhiyah.
  • Mengetahui Urgensi Tauhid Uluhiyah

Makna Tauhid Uluhiyah:

Tauhid uluhiyah adalah pembenaran yang kuat bahwa hanya Allah Ta'ala satu-satunya yang berhak atas semua jenis ibadah, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Kita mengesakan Allah dalam semua jenis ibadah, seperti doa, rasa takut, tawakal, meminta pertolongan, salat, zakat, dan puasa. Tidak ada yang berhak disembah selain Allah Ta'ala, sebagaimana firman-Nya, "Tuhan kalian adalah Tuhan Yang Maha Esa. Barang siapa mengharapkan perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya." (QS. Al-Kahfi: 110).

Allah mengabarkan bahwa Tuhan yang berhak disembah adalah satu, yaitu Sembahan yang Esa. Oleh karena itu, tidak boleh ada Tuhan lain yang dijadikan atau disembah selain Dia.

"Sesungguhnya Tuhanmu hanyalah Allah, yang tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu." (QS. Ṭāha: 98).

Urgensi Tauhid Uluhiyah

Urgensi tauhid uluhiyah terlihat dalam banyak aspek:

1. Merupakan Tujuan Penciptaan Jin dan Manusia

Mereka tidak diciptakan melainkan untuk beribadah hanya kepada Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Sebagaimana firman-Nya, "Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Aż-Żāriyāt: 56).

2. Merupakan Tujuan Pengutusan Para Rasul dan Penurunan Kitab-kitab

Tujuannya adalah untuk menyeru makhluk agar beribadah hanya kepada Allah dan ingkar kepada sesembahan selain-Nya. Sebagaimana firman-Nya, "Sesungguhnya Kami telah mengutus pada setiap umat seorang Rasul (yang menyerukan), 'Sembahlah Allah dan jauhilah taghut'." (QS. An-Naḥl: 36).

3. Merupakan Kewajiban Pertama bagi Manusia

Sebagaimana yang disebutkan dalam wasiat Nabi ﷺ kepada Mu'az bin Jabal raḍiyallāhu 'anhu ketika mengutusnya ke Yaman, beliau bersabda, "Sesungguhnya engkau akan mendatangi suatu kaum dari Ahli Kitab. Maka hendaklah yang pertama kali engkau serukan kepada mereka adalah ibadah kepada Allah Azza wa Jalla." (HR. Bukhari: 1458, Muslim: 19).

4. Tauhid Uluhiyah adalah Hakikat Makna "Lā Ilāha Illallāh"

Ilāh berarti yang disembah, dan makna "lā ilāha illallāh" adalah tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah. Maka kita menyembah-Nya semata dan tidak mempersembahkan sedikit pun ibadah kepada selain-Nya.

5. Keimanan kepada Uluhiyah adalah Konsekuensi Logis dari Keimanan Bahwa Allah adalah Satu-satunya Pencipta, Pemilik, dan Pengatur.

Anda sudah menyelesaikan pelajaran dengan sukses


Mulai ujian