Bagian saat ini: Shalat
Pelajaran Makna dan Keutamaan Shalat
Informasi pelajaran
Target
66,785 siswa lain yang menyelesaikan pelajaran ini
Makna Shalat
Shalat adalah ibadah fisik teragung dan paling mulia, yang melibatkan hati, akal, dan lisan. Pentingnya shalat tercermin dalam banyak hal, di antaranya:
2. Shalat merupakan pembeda antara muslim dan kafir. Nabi ﷺ bersabda, ""Pemisah antara seseorang dengan kesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat." (HR. Muslim: 82). Beliau juga bersabda, "Perjanjian antara kita dan mereka (orang kafir) adalah shalat. Siapa yang meninggalkannya, ia telah kafir."" (HR. Tirmizi: 2621, dan Nasai: 463).
3. Shalat diperintahkan untuk dijaga dalam segala kondisi, baik ketika dalam perjalanan, di rumah, saat damai maupun perang, sehat atau sakit. Shalat dikerjakan sesuai kemampuan. Allah Ta'ala berfirman, "Jagalah semua shalat (kalian)." (QS. Al-Baqarah: 238). Allah juga memuji hamba-Nya yang beriman dengan firman-Nya, "Dan mereka yang senantiasa menjaga shalatnya." (QS. Al-Mu`minūn: 9).
Keutamaan Shalat
1. Shalat menghapus dosa-dosa, sebagaimana sabda Nabi ﷺ, "Shalat lima waktu, Jumat ke Jumat, dan Ramadan ke Ramadan menghapus dosa-dosa di antaranya selama dijauhi dosa besar" (HR. Muslim: 233, Tirmizi: 214).
2. Shalat adalah cahaya yang menerangi kehidupan Muslim, mendorongnya berbuat baik dan menjauhi keburukan. Allah berfirman: "Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar" (QS. Al-'Ankabūt: 45). Nabi ﷺ juga bersabda, "Shalat adalah cahaya." (HR. Muslim: 223).
Shalat adalah momen terindah bagi seorang mukmin saat ia bermunajat kepada Allah, merasakan ketenangan dan kedekatan dengan-Nya.
Shalat juga merupakan kebahagiaan terbesar Nabi ﷺ, sebagaimana sabdanya: "Dan dijadikan penyejuk mataku dalam shalat" (HR. An-Nasa’i: 3940).
Nabi ﷺ pernah berkata kepada Bilal: "Wahai Bilal, dirikanlah shalat untuk menenangkan kami" (HR. Abu Daud: 4985).
Jika Nabi ﷺ menghadapi masalah, beliau segera melaksanakan shalat (HR. Abu Daud: 1319).